Infrastruktur Cerdas dan Global Tiger Initiative

July 14th, 2009
Bookmark and Share

smart-infrastructure

Pembangunan sarana umum yang menopang kehidupan jutaan orang di negara-negara Asia — jalan, bendungan pembangkit listrik tenaga air, kegiatan pertambangan dan lain-lain — telah turut menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati dan khususnya telah mempengaruhi habitat alami Harimau Asia. Bimbingan perencanaan dan desain jelas dibutuhkan. Tim Infrastruktur Cerdas (Smart Infrastructure/SI) Global Tiger Initiative (GTI) merupakan jawaban untuk perubahan dari memikirkan menjadi lebih sepenuhnya mempertimbangkan sensitivitas ekosistem serta penyebaran dan populasi harimau dalam perencanaan infrastruktur.

Dampak infrastruktur terhadap keanekaragaman hayati berlapis-lapis, mulai dari yang kelihatan sampai yang tersamar. Sebagian merupakan dampak langsung dan mudah terlihat, seperti di habitat yang dimusnahkan oleh pembangunan jalan raya di pedesaan. Sebagai dampak lainnya, jalan dapat menyebabkan fragmentasi habitat dengan didirikannya pembatas-pembatas yang menghalangi pergerakan hewan dan dapat merusak habitat akibat aliran air yang tercemar bahan kimia otomotif. Kualitas udara di sekitarnya juga dapat terpengaruh. Konstruksi jalan dengan koridor yang panjang mengubah dan memadatkan tanah yang luas sehingga spesies-spesies penyerang dapat tersebar di kawasan tersebut. Sebagian besar dari dampak ini dapat dihindari atau dikurangi jika kebijakan yang diterapkan tepat.

Tim SI sedang mengembangkan mekanisme di tingkat kebijakan untuk melindungi habitat utama harimau dari dampak pembangunan dengan merencanakan pembangunan infrastruktur secara ‘bijaksana dan hijau’ dan industri yang sensitif. Ini termasuk pengembangan instrumen kebijakan dan opsi-opsi untuk mempertimbangkan konservasi keanekaragaman hayati sebagai bagian utama dalam perencanaan pembangunan jalan, proyek pembangkit listrik tenaga air dan kegiatan pertambangan dengan sensitivitas yang kuat terhadap populasi dan habitat Harimau.

SI mengakui bahwa penting bagi Bank Dunia untuk mempunyai kebijakan spesifik yang “ramah terhadap harimau” sehubungan dengan proyek-proyek infrastrukturnya. Di Negara-Negara yang Memiliki Populasi Harimau, SI akan mengusulkan bidang-bidang perbaikan kebijakan. Tim Infrastruktur Cerdas sedang merintis pendekatan yang melampaui “pagar keliling” serta perlindungan dengan upaya untuk mempertimbangkan praktek terbaik dan tindakan terukur sebagai bagian utama dalam kebijakan pembangunan infrastruktur dan sistem pengambilan keputusan. Kenyataan tertentu dari pembangunan infrastruktur seringkali menciptakan pertukaran yang sulit dengan konservasi keanekaragaman hayati. Tim SI akan mempelajari potensi untuk merancang infrastruktur yang benar-benar mempromosikan konservasi keanekaragaman hayati dan harimau, sebaliknya daripada hanya mencoba menghindari dan mengurangi dampak-dampak ekologi.



No comments yet.

Add New Comment


Name (required)


Email (will not be published) (required)


Website


Comment