Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan India bekerja sama dengan GTI

October 6th, 2009
Bookmark and Share

india-ministry-article

Kebun Binatang Nasional Smithsonian menjadi tuan rumah pertemuan penting para pemangku kepentingan utama Global Tiger Initiative (GTI) pada tanggal 2 Oktober 2009, di mana delegasi tingkat tinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan India, termasuk Menteri Jairam Ramesh dan Sekretaris Vijai Sharma, singgah untuk menyaksikan presentasi Jaringan Praktek Konservasi dan Pembangunan GTI maupun Smart Green Infrastructure (unduh presentasi Powerpoint di bawah ini) serta penilaian kinerja manajer kawasan konservasi. Delegasi tersebut berada di Washington dalam rangka menghadiri pertemuan dengan berbagai lembaga pemerintah Amerika Serikat untuk membahas perubahan iklim, pengendalian polusi dan penyerapan karbon.

Menteri Ramesh secara aktif bekerja sama dengan para pemangku kepentingan GTI yang meliputi wakil-wakil dari Smithsonian Institution, Save the Tiger Fund, World Wildlife Fund, International Tiger Coalition, Dinas Taman Nasional AS dan Bank Dunia. Beliau memberikan perhatian kepada daerah-daerah pinggiran di sekitar kawasan suaka harimau dan menandaskan pentingnya mendapatkan dukungan dan keterlibatan masyarakat setempat dalam melakukan konservasi, termasuk menjamin mata pencaharian masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan satwa liar. Menteri Ramesh menyebutkan perluasan investasi perusahaan seperti proyek Royal Bank dari Skotlandia yang bernilai $10 juta di Suaka Harimau Simlipal untuk menjamin mata pencaharian masyarakat di sekitar kawasan suaka tersebut. Menteri Ramesh mengusulkan agar proyek yang serupa dapat diadakan dengan bantuan Bank Dunia di daerah-daerah pinggiran lain di sekitar suaka harimau Nagarhole, Rajaji, Kaziranga, atau Kanha.

Peserta pertemuan tersebut memuji upaya-upaya yang dilakukan oleh Menteri di India karena “memimpin percaturan,” dan mereka menyambut upaya-upaya yang dinyatakan Menteri untuk memperkuat undang-undang anti perburuan liar di India, dengan menjebloskan pemburu liar yang keji ke dalam penjara serta berupaya meningkatkan teknologi peralatan pemantau dan pengawas yang digunakan di kawasan suaka harimau di India.

Sekretaris Vijai Sharma juga berbicara dalam pertemuan tersebut dengan mengatakan bahwa salah satu upaya terbesar dari GTI adalah mewujudkan kerjasama lintas batas yang lebih luas untuk menghentikan perburuan liar harimau dan perdagangan bagian-bagian tubuh harimau serta produk-produk turunannya.

Ketika diskusi beralih ke topik kegiatan dan acara-acara yang terkait dengan “Tahun Harimau” 2010 yang akan datang, Menteri Ramesh mengatakan bahwa sangat penting bagi India yang masih memiliki 40% harimau liar dunia untuk memainkan peranan kepemimpinan yang kuat dalam tahun kalender yang akan datang, yang juga menjadi Tahun Keanekaragaman Hayati Internasional. Selain mengadakan pertemuan penting di awal Tahun Harimau di Taman Nasional Corbett, tempat kelahiran konservasi harimau India, dan TIGER EXPO yang terkenal di Ranthambore pada bulan November 2010, Menteri Ramesh juga memberikan dukungan terhadap gagasan untuk mencantumkan konservasi keanekaragaman hayati dalam agenda G20 Summit tahun depan di Seoul, Korea.

Semangat dan kegembiraan menyelimuti seisi ruangan ketika salah seorang Menteri dari salah satu negara penting yang memiliki populasi harimau mempertontonkan pengetahuannya yang luas tentang konservasi satwa liar dan keanekaragaman hayati dan memperlihatkan keinginannya untuk secara aktif memimpin upaya-upaya reformasi kebijakan dan peningkatan kapasitas. Pejabat Sementara Direktur Taman Zoologi Nasional Smithsonian Steven L. Monfort, yang memperkenalkan delegasi, menutup pertemuan ini dengan mengatakan, “Saya rasa sesuatu yang penting telah terjadi di sini hari ini.”



No comments yet.

Add New Comment


Name (required)


Email (will not be published) (required)


Website


Comment